Kamis, 29 November 2012

MANFAAT RADIOAKTIF



 MANFAAT RADIOAKTIF
Unsur Radiaktif dimanfaatkan sebagai :
1.       sebagai perunut.
Teknik perunut merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk mendapatkan informasi perilaku suatu sistem dengan cara menandai sistem dengan bahan tertentu,(pencari jejak)
2.       Sebagai sumber radiasi, menghasilkan sinar seperti, Alfa, Beta, gama dsb.
SEBAGAI PERUNUT , antara lain :
A. Bidang kedokteran
       I-131 Terapi penyembuhan kanker Tiroid, mendeteksi kerusakan pada kelenjar gondok, hati dan otak.
       Pu-238 energi listrik jadi alat pacu jantung
       Na-24 Mendeteksi gangguan peredaran darah
       Xe-133 Mendeteksi Penyakit paru-paru
       P-32 Penyakit mata, tumor dan hati
       Fe-59 Mempelajari pembentukan sel darah merah
       Cr-51 Mendeteksi kerusakan limpa
       Se-75 Mendeteksi kerusakan Pankreas
       Tc-99 Mendeteksi kerusakan tulang dan paru-paru
       Ga-67 Memeriksa kerusakan getah benin
       C-14 Mendeteksi diabetes dan anemia
       Co-60 Membunuh sel-sel kanker
B. Bidang Hidrologi.

1.     Mempelajari kecepatan aliran sungai.
Radiotracer dalam jumlah tertentu yang tidak membahayakan lingkungan dilepas dibagian hulu sungai dan kemudian diukur konsentrasinya di bagian hilir. Besarnya perubahan kadar perunut karena pengenceran oleh aliran (debit) air sungai dapat diketahui dengan cara mencacah langsung intensitas radiasi dalam air sungai tersebut. Penggunaan radiotracer untuk mengukur debit air sungai terbukti lebih sederhana dibandingkan metode dilakukan lebih cepat dan dapat dilakukan pada saat banjir sekalipun. Pengukuran debit air sungai antara 300-600 m3 per detik hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam, hal ini membuktikan bahwa penggunaan radiotracer jauh lebih efektif, efisien dan ekonomis. Semakin turbulen arus air sungai, semakin cepat dan baik hasil pengukurannya.
2.       Penenentuan Gerakan Sedimentasi
Proses pendangkalan pelabuhan merupakan proses alamiah yang tidak dapat dicegah. Jika pelabuhan dangkal, kapal-kapal besar tidak akan dapat merapat ke dermaga, sehingga proses bongkar muat barang dapat terganggu. Sedangkan proses pengerukan endapan memerlukan biaya yang sangat besar. Oleh sebab itu, pendangkalan pada suatu pelabuhan dan alur pelayaran merupakan masalah yang sangat serius karena menyangkut kelangsungan pelayanan perhubungan laut. 
3.       Penentuan Kebocoran Bendungan


Teknik perunut radioisotop juga dapat digunakan untuk menentukan letak kebocoran atau rembesan suatu bendungan atau dam. Teknik penentuan dilakukan dengan cara melepaskan radioisotop pada tempat tertentu di ireservoir (air dam) yang dicurigai sebagai lokasi kebocoran/rembesan. 
C. Bidang Biologis


  1. Mempelajari reaksi pengesteran.

          Pada reaksi esterifikasi. Dengan oksigen-18 dapat diikuti reaksi antara asam karboksilat dan alkohol. Dari analisis spektroskopi massa, reaksi esterifikasi yang terjadi dapat ditulis seperti berikut. (isotop oksigen-18 diberi warna).
                 
Hasil analisis ini menunjukkan bahwa moleku l air tidak mengandung oksigen-18. Adapun jika O – 18 berada dalam alkohol maka reaksi yang terjadi seperti berikut.
2.       Mempelajari mekanisme reaksi  fotosintesis

Untuk mengetahui mekanisme reaksi tersebut digunakan perunut karbon-14 yang terdapat pada CO2 dan oksigen-18 yang terdapat dalam air.
SEBAGAI SUMBER RADIASI, antara lain :
A. Bidang pertanian.
1.          Pemberantasan hama dengan teknik jantan mandul, contoh : Hama kubiS
Kok bisa ya? hahai, itu disebabkan karena radioisotop dapat meradiasi sel-sel kelamin hama jantan sehingga mandul. Nah,udah gitu hama jantan yang mandul dilepas kembali jadi hama betina ga bisa berkembang biak.
2.          Pemuliaan tanaman/pembentukan bibit  unggul
Untuk pembuatan bibit unggul, radioisotop ini digunakan untuk memicu terjadinya mutasi pada tanaman. Mutasi ini diharapkan dapat diharapkan dapat diperoleh tanaman dengan sifat-sifat yang menguntungkan, misalnya padi yang lebih tahan terhadap hama dan memiliki tunas lebih banyak.
3.          Pemanfaatan radioisotop pada industri pengawetan makanan dan dalam pertanian
       Radiasi sinar gamma dapat digunakan pada pengawetan makanan melalui dua cara:
       Membasmi mikroorganisme, misalnya, pada pengawetan rempah-rempah, seperti merica, ketumbar, dan kemiri.
       Menghambat pertunasan, misalnya untuk pengawetan tanaman yang berkembang biak dengan pembentukan tunas, seperti kentang, bawang merah, jahe, dan kunyit.
4.          Mempelajari proses penyerapan air serta sirkulasinya di dalam batang tumbuhan
5.          Mempelajari pengaruh unsur-unsur hara selain unsur N,P, dan K terhadap perkembangan tumbuhan
B. Bidang Industri
  1. Pemeriksaan tanpa merusak, contoh : Memeriksa cacat pada logam Mengontrol ketebalan bahan, contoh : Kertas
  2. Pengawetan bahan, contoh : kayu, barang-barang seni
  3. Meningkatkan mutu tekstil, contoh : mengubah struktur serat tekstil
  4. Untuk mempelajari pengaruh oli dan aditif pada mesin selama mesin bekerja
C. Bidang Arkeologi
Menentukan umur fosil dengan C-14
       Radioisotop karbon-14, terbentuk di bagian atas atmosfer dari penembakan atom nitrogen denganneutron yang terbentuk oleh radiasi kosmik.
Karbon radioaktif tersebut di permukaan bumi sebagai karbon dioksida dalam udara dan sebagai ion hidrogen karbonat di laut. Oleh karena itu karbon radioaktif itu menyertai pertumbuhan melalui fotosintesis. Lama kelamaan terdapat kesetimbangan antara karbon-14 yang diterima dan yang meluruh dalam tumbuh-tumbuhan maupun hewan, sehingga mencapai 15,3 dis/menit gram karbon. Keaktifan ini tetap dalam beberapa ribu tahun. Apabila organisme hidup mati, pengambilan 14C terhenti dan keaktifan ini berkurang. Oleh karena itu umur bahan yang mengandung karbon dapat diperkirakan dari pengukuran keaktifan jenisnya dan waktu paruh 14C. ( 12 T = 5.730 tahun).
       Dipimpin oleh Christopher Bronk Ramsey, fisikawan dan matematikawan dari University of Oxford, Inggris, menggunakan teknik pengukuran stabil jumlah karbon radioaktif-14 pada artefak kuno. Tanaman menyerap karbon-14 saat mereka tumbuh dan radioisotop membusuk secara alami dari waktu ke waktu setelah mati. Mengukur tingkat karbon-14 pada artefak yang terbuat dari bahan organik memungkinkan arkeolog menentukan usianya.

1 komentar:

  1. Sangat menarik dan bermanfaat. Kami tunggu tulisan berikutnya terutama yang berkaitan dengan pengawetan makanan misalnya mie, ajam, sosis dst ).

    BalasHapus